Bripda M. Banin Ar-Rasyid menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan program Sabuk Kamtibmas.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” jelasnya.
Program Sabuk Kamtibmas sendiri merupakan salah satu inovasi Polres Lamongan yang bertujuan membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah. Konsep ini menitikberatkan pada kolaborasi aktif serta pendekatan persuasif dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat penuh kebersamaan dan antusiasme dari warga yang turut mendukung upaya kepolisian. Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.
Polsek Solokuro menegaskan bahwa kegiatan pemetaan Sabuk Kamtibmas akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh desa binaan. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Solokuro.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis, sehingga mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Lamongan.





