BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Umat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, kembali menggelar Riyaya Unduh-unduh, Minggu (12/10/2025).
Tradisi religius tahunan ini menjadi bentuk ungkapan syukur jemaat kepada Tuhan atas limpahan hasil bumi dan berkat yang diterima sepanjang tahun.
Riyaya Unduh-unduh GKJW Balun diawali dengan pawai hasil bumi keliling desa. Ratusan jemaat berjalan bersama membawa berbagai hasil pertanian seperti padi, sayur-mayur, buah-buahan, hingga umbi-umbian yang disusun dalam tandu hias penuh warna. Arak-arakan ini menjadi simbol ucapan terima kasih kepada Tuhan atas panen dan rezeki yang melimpah.
Suasana pawai berlangsung meriah, disertai alunan musik dan tarian tradisional dari warga. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Setelah pawai, seluruh peserta berkumpul di gereja untuk mengikuti ibadah raya syukur sebagai puncak acara.
Pendeta GKJW Balun Mahardika Mangku Negara, menjelaskan bahwa Riyaya Unduh-unduh bukan hanya tradisi budaya, tetapi juga bentuk refleksi iman untuk memperdalam rasa syukur dan ketaatan kepada Tuhan.
“Melalui Unduh-unduh, kami diajak untuk melihat kembali berkat Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin menumbuhkan spiritualitas yang bersyukur dan memuliakan Tuhan dalam segala hal,” tutur Pendeta Mahardika.
Ia menambahkan, nilai utama dari Unduh-unduh adalah kesadaran untuk berbagi. Segala persembahan yang dibawa jemaat baik hasil bumi, bahan pangan, maupun uang menjadi wujud nyata dari iman yang hidup dan rasa peduli terhadap sesama.
Usai ibadah, dilaksanakan lelang hasil bumi dari persembahan jemaat. Berbagai hasil panen yang dikumpulkan dilelang kepada warga, dan hasilnya digunakan untuk mendukung pelayanan gereja serta kegiatan sosial kemasyarakatan.





