Kegiatan pengamanan ini juga selaras dengan slogan Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, dan Inovatif). Pendekatan humanis tetap dikedepankan agar masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran polisi di lapangan.
Selain fokus pada rumah ibadah, patroli juga menyasar titik-titik keramaian dan area rawan kriminalitas seperti pusat perbelanjaan dan pemukiman warga. Hal ini dilakukan untuk mencegah tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang seringkali memanfaatkan momen hari libur nasional.
Berdasarkan laporan akhir, seluruh rangkaian apel siaga berjalan dengan tertib dan lancar. Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polsek Lamongan Kota terpantau aman dan terkendali. Tidak ada insiden menonjol yang mengganggu jalannya peringatan Kenaikan Yesus Kristus di wilayah tersebut.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar saudara-saudara kita yang merayakan Kenaikan Yesus Kristus dapat menjalankan ibadahnya dengan khidmat tanpa rasa khawatir. Kerjasama antara kepolisian dan elemen masyarakat adalah kunci utama kondusivitas Lamongan,” tutup Kapolsek.
Pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat untuk segera melapor melalui layanan call center jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan mereka. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Kabupaten Lamongan tetap menjadi wilayah yang toleran, aman, dan damai bagi seluruh lapisan masyarakat.






