Ariyo Toha juga menyuarakan koordinasi dengan tim keamanan dalam rangka menyusun rangkaian kegiatan Ansor Cup yang lebih kompleks. Dia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam menjalankan berbagai kegiatan di luar bola voli.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selanjutnya, Afni Syarif mengajukan permohonan kepada Danramil terkait pelatihan PBB (Peraturan Baris-Berbaris) untuk Ansor, dengan harapan dapat mempererat hubungan antara mereka. Danramil berjanji untuk menjalin komunikasi lebih lanjut dan mengkoordinasikan pelatihan tersebut.

Sementara itu terkait masalah pembuangan sampah sembarangan di Desa Kedungwangi juga menjadi perhatian dalam pertemuan ini. Seorang peserta, Lukman, menyampaikan bahwa mereka telah memasang CCTV untuk mengatasi masalah ini. Kapolsek Sambeng menyarankan agar Banser dapat mengelola sampah tersebut menjadi nilai jual, sehingga memberikan solusi yang berkelanjutan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Terakhir, Samsul menyampaikan kekhawatiran tentang kurangnya kesopanan dalam berpakaian selama karnaval. Permintaannya adalah agar peserta karnaval mengenakan pakaian yang lebih sopan. Hal ini juga menjadi catatan yang akan dipertimbangkan dalam perencanaan kegiatan selanjutnya.

Pertemuan Jumat Curhat ini menunjukkan komitmen Polsek Sambeng untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan pemuda Ansor serta memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Kolaborasi antara Polsek dan Ansor diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2