“Kalau sekarang yang paling laku terompet lampu, ada lampu warna-warni. Anak-anak suka karena lebih menarik,” ungkap pedagang terompet di sekitar pusat kota Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, tren terompet di tahun 2025 mengalami sedikit perubahan. Selain model klasik, terompet dengan tambahan lampu LED dan desain karakter menjadi favorit pembeli, terutama kalangan anak-anak dan remaja.

Meski demikian, para pedagang berharap tidak ada penertiban mendadak menjelang malam tahun baru, mengingat ini merupakan momen tahunan yang dinilai cukup membantu perekonomian mereka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebagai informasi, imbauan Gubernur Jawa Timur dikeluarkan sebagai upaya menjaga ketertiban, keselamatan, serta mengurangi risiko kebakaran dan gangguan lingkungan saat perayaan malam tahun baru. Namun di tingkat masyarakat, perayaan secara mandiri tampaknya masih tetap berlangsung dengan berbagai bentuk sederhana.

Pemerintah daerah pun diharapkan tetap mengedepankan pendekatan persuasif, sembari mengingatkan masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun dengan aman, tertib, dan tidak berlebihan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2