Tokoh masyarakat setempat menyebutkan bahwa Gunung Ratu bukanlah tempat untuk aktivitas yang bersifat sembarangan. Warga berharap setiap pengunjung dapat menjaga sikap dan menghormati nilai-nilai yang diyakini masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami percaya tempat ini memiliki nilai spiritual. Karena itu, kami selalu mengingatkan agar siapa pun yang datang tetap menjaga sopan santun dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak kesakralan tempat ini,” ujar salah satu warga, Senin (4/5/2026).

Selain nilai spiritualnya, Gunung Ratu juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal. Keindahan alam yang masih asri, ditambah dengan cerita legenda yang kuat, menjadi kombinasi yang menarik untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Namun demikian, pengembangan kawasan ini diharapkan tetap memperhatikan aspek pelestarian, baik dari sisi lingkungan maupun nilai budaya yang melekat. Pendekatan yang bijak dinilai penting agar Gunung Ratu tidak kehilangan identitasnya sebagai tempat yang sarat makna.

Sebagai bagian dari kekayaan lokal Lamongan, Gunung Ratu menjadi pengingat bahwa di balik keindahan alam, terdapat cerita dan nilai yang terus hidup dalam ingatan masyarakat. Sebuah bukit sederhana, namun menyimpan jejak spiritual dan sejarah yang tak lekang oleh waktu.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2