“Kita ingin percepatan perbaikan jalan bisa segera dilakukan. Sistemnya sharing, provinsi menyiapkan bahan, kabupaten menyiapkan tenaga pelaksanaannya,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiyani, melaporkan bahwa total bantuan sosial yang disalurkan khusus untuk Lamongan mencapai Rp 7,2 miliar dengan 10 paket program.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Paket tersebut meliputi bantuan sosial disabilitas, PKH Plus lansia, KIP Putri Jawara, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, operasional pendamping PKH Plus, tali asih TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris Tagana, program pemberdayaan BUMDes melalui Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, serta program pembinaan jalan kabupaten.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Lamongan. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya berdampak pada penguatan ekonomi keluarga, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

“Kehadiran Ibu Gubernur membawa semangat dan harapan baru bagi masyarakat Lamongan. Bantuan ini menjadi penyambung harapan sekaligus penguat daya tahan keluarga,” ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, diharapkan bantuan sosial dan dukungan infrastruktur ini mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2