“Monitoring ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat petani, untuk membangun ketahanan pangan yang tangguh dari tingkat desa,” ungkapnya.
Para petani menyambut positif kehadiran aparat kepolisian yang turun langsung ke sawah. Mereka merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalankan aktivitas pertaniannya.
“Kami sangat terbantu dengan perhatian dari pihak kepolisian. Harapannya kegiatan seperti ini terus dilakukan agar pertanian kami tetap mendapat pengawasan dan dukungan,” ujar salah satu petani cabai di Desa Plosobuden.
Terpisah, Kapolsek Deket, Iptu Tulus Haryanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilanjutkan secara berkala ke desa-desa lain sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan dan mendekatkan polisi dengan masyarakat, khususnya petani.
“Polsek Deket mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kestabilan pangan dan menjadikan pertanian sebagai kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.(Bs).





