Selain itu, beberapa fraksi lainnya, seperti Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Nasdem, Fraksi Ummat, dan Fraksi PKS, juga memberikan apresiasi terhadap belanja daerah.
Dalam dokumen PDIP, disebutkan bahwa belanja daerah setelah perubahan mencapai Rp 3.317.049.464.616,77, yang mengalami kenaikan sebesar 1,75 persen dibandingkan sebelum perubahan. Kenaikan ini sebagian besar dialokasikan untuk program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Melalui kenaikan tersebut, di antaranya dialokasikan untuk belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi, serta beberapa pos lainnya yang memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Ini merupakan bentuk komitmen penajaman skala prioritas oleh pemerintah daerah,” seperti dikutip dari dokumen PDIP.
Rapat Paripurna ini menjadi momen penting bagi DPRD dan pemerintah daerah dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk memastikan pengelolaan keuangan yang baik dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari berbagai fraksi, diharapkan perubahan APBD ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Lamongan.(Bs).





