Sementara dari sisi belanja, pemerintah menerapkan kebijakan penganggaran berbasis prioritas dengan fokus pada program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian utama, di antaranya peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, penguatan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM dan sektor ekonomi kerakyatan, hingga program pengentasan kemiskinan melalui bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pak Yes menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Kita harus memastikan bahwa seluruh kebijakan anggaran selalu berorientasi pada kinerja, efektivitas, efisiensi, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Hasil evaluasi tahun ini harus menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan integritas, profesionalisme, dan inovasi dalam menjalankan program pembangunan sehingga visi pembangunan Kabupaten Lamongan dapat tercapai secara optimal.

Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah telah melalui mekanisme pengawasan dan evaluasi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Selanjutnya, sesuai mekanisme yang berlaku, Raperda yang telah memperoleh persetujuan bersama akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi serta memperoleh nomor register sebelum ditetapkan secara resmi menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Dengan disepakatinya Raperda tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan optimistis kualitas pengelolaan APBD akan semakin baik, sehingga mampu mendukung percepatan pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat daya saing ekonomi, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat menuju Lamongan yang lebih maju dan berdaya saing.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2