“Kadang kami buru-buru, apalagi kalau sudah hafal jadwal kereta. Tapi setelah dapat penjelasan dari polisi, kami jadi sadar pentingnya berhenti sejenak untuk memastikan keselamatan,” ujar Supriyadi, salah satu warga Desa Sidomulyo.
IPTU Tulus menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan edukasi secara berkala, terutama di titik-titik rawan laka (kecelakaan) kereta api.
Ia juga mengimbau kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk ikut serta menyampaikan pesan keselamatan kepada warganya.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami harap seluruh elemen masyarakat dapat membantu menyebarkan informasi ini demi mencegah jatuhnya korban di kemudian hari,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Polsek Deket berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api semakin meningkat dan angka kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.(Bs)





