Lebih lanjut, AKP Supardi menegaskan bahwa patroli dialogis ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen Polsek Karangbinangun dalam menyukseskan program “Ayo Jogo Lamongan”. Polisi hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi juga untuk merangkul masyarakat agar ikut serta menjadi “polisi bagi diri sendiri” dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Kami menyadari bahwa kepolisian memiliki keterbatasan personel. Oleh sebab itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga barang bawaan dan lingkungan sekitar sangat kami harapkan. Jika masyarakat sadar akan keamanan, maka ruang gerak bagi pelaku tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) akan semakin sempit,” tambah Kapolsek.
Selama pelaksanaan giat di Desa Windu, suasana tampak cair dan penuh keakraban. Warga merespons positif kehadiran personel kepolisian yang bersikap komunikatif. Beberapa warga bahkan memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog mengenai situasi kamtibmas di lingkungan mereka.
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Karangbinangun, khususnya di Desa Windu, terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang berarti. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai desa lainnya guna memastikan seluruh wilayah Kecamatan Karangbinangun tetap terjaga keamanannya.
Polsek Karangbinangun melalui AKP Supardi juga mengimbau agar masyarakat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui kanal komunikasi yang telah disediakan apabila menemukan orang asing atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan tercipta ketertiban yang mantap di wilayah Kabupaten Lamongan.






