“Gerakan Pramuka hadir di tengah-tengah masyarakat. ayo, saya masih Pramuka,” tandasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek, Machsun Ismail menambahkan, Perkemahan Wirakarya di Trenggalek sudah berjalan selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2021, kemudian dilanjut tahun 2022 dan 2023.

“Setiap tahun secara jumlah bertambah. Tahun 2021 sepuluh rumah, tahun 2022 lima belas rumah dan tahun 2023 dua puluh rumah. Kita bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Trenggalek dan BAZNAS Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kemudian kita juga didukung oleh teman teman penyuluh Kemenag tentu juga dengan pemerintah desa yang kita tempati. Kegiatan ini melibatkan anak anak Penegak dan Pandega serta warga masyarakat dan hasilnya sangat terasa betul. Tahun ini totalnya ada 20 rumah, 10 rumah di Desa Sengon, Kecamatan Bendungan dan 10 rumah Sumurup kecamatan yang sama.

Saya berharap kegiatan ini bisa kita rutinkan sebagai kegiatan unggulan Kwarcab Kabupaten Trenggalek. Karena dengan kegiatan ini kita berkolaborasi dengan banyak pihak. Kemudian anak anak sebagai peserta bisa merasakan betul denyut-denyut kehidupan ditengah masyarakat.

“Sekarang ini kegiatan ini menjadi kegiatan yang konstruktif kolaboratif bagi Kwarcab Trenggalek,” tutup mantan wakil bupati 2 periode itu.

Dalam peringatan HUT ke-62 Gerakan Pramuka di Jawa Timur itu, salah satu penggalang putri dari Desa Suko Kidul, Kecamatan Pule, atas nama Raffida Orriza Haniyah mendapatkan pengalungan medali Pramuka Garuda dari Gubernur Jatim.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2