Selain lima nama yang dimutasi, beberapa pejabat juga mengalami promosi dan rotasi antar instansi. Diantaranya:

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Abdul Haris, dari Kadis Pangan menjadi Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan.

Erwin Syahputra, dari Kadis PUPR menjadi Kadis Perikanan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Suwan, dari Sekretaris Dewan DPRK menjadi Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Junaidi, dikukuhkan kembali sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat.

Turut dilantik pula sejumlah pejabat eselon III dan IV seperti Endy Putra IV/a jabatan lamanya Kabid Aplikasi Informatika menjadi (Sekretaris Diskominfo), Edi Salman III/d jabatan lamanya Kepala Seksi Pendidikan dan pelatihan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah menjadi (Sekretaris BKPSDM), Mulianto IV/a jabatan lamanya Sekretaris BKPSDM menjadi (Kabid Perikanan Budidaya), serta beberapa pejabat lain di berbagai perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Safriadi Oyon menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi pemerintahan. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan amanah jabatan.

“Mutasi dan promosi jabatan ini bagian dari penyegaran organisasi agar kinerja pemerintahan semakin efektif. Jabatan adalah amanah, bukan hak. Saya harap seluruh pejabat yang dilantik bekerja maksimal dan menjaga integritas,” tegas Oyon.

Bupati juga menambahkan, untuk sementara waktu, lima jabatan kepala dinas yang kosong akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

“Kekosongan lima dinas itu akan diisi oleh Plt, karena setiap pengangkatan pejabat tinggi kini harus lebih dulu mendapat persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” tutupnya.(Al)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2