Asni menyebutkan komoditas penyumbang utama inflasi y-on-y pada kelompok kelompok makanan, minuman dan tembakau diantaranya Sigaret Kretek Mesin (SKM), gula pasir, cabai merah, bawang putih, Sigaret Kretek Tangan (SKT), Sigaret Putih Mesin (SPM), nangka muda, emping mentah.
“Misal nangka muda, ini kan bahan untuk membuat gudeg. Di musim liburan seperti dimana banyak wisatawan otomatis permintaan nangka muda menjadi meningkat,” terangnya.
Selain kelompok makanan, minuman dan tembakau, salah satu penyumbang inflasi pada bulan juni secara y on y adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yaitu emas.
“Kalau untuk harga emas menjadi penyumbang utama saya kira wajar ya, karena harga emas ini kan nasional bahkan internasional dan masih berkaitan dengan nilai tukar,” tandasnya.(Wir)






