LAMONGAN, BeritaSiber.com – Warga Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan di sebuah gubuk warung makan di Jalan Raya Blawi–Karangbinangun, Jumat (11/9/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan berada di dalam kardus mi instan sekitar pukul 05.30 WIB. Petugas Polsek Karangbinangun yang menerima laporan segera mendatangi lokasi bersama tenaga kesehatan untuk memberikan pertolongan dan melakukan penanganan awal.
Kapolsek Karangbinangun IPTU I Wayan Sumantra, S.H. membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Menurutnya, prioritas pertama petugas setelah menerima laporan adalah memastikan bayi mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan medis secepat mungkin, sembari melakukan langkah-langkah kepolisian di lokasi penemuan.
“Benar, pagi ini kami menerima laporan masyarakat mengenai penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru lahir. Anggota langsung mendatangi lokasi bersama tenaga kesehatan. Prioritas kami adalah keselamatan dan kondisi kesehatan bayi, kemudian dilanjutkan dengan penanganan serta penyelidikan untuk mengetahui secara jelas peristiwa ini,” ujar IPTU I Wayan Sumantra.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima kepolisian, bayi ditemukan di sebuah gubuk warung makan milik warga di Jalan Raya Blawi–Karangbinangun. Warga yang mengetahui keberadaan bayi tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada petugas jaga Polsek Karangbinangun.
Mendapatkan informasi itu, sejumlah personel Polsek Karangbinangun bersama bidan dari Puskesmas Karangbinangun langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal lokasi serta mengevakuasi bayi untuk mendapatkan penanganan medis.
Bayi tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Karangbinangun. Karena membutuhkan fasilitas pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, bayi kemudian dirujuk ke RS Intan Medika di Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun.
Dari pemeriksaan awal, bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan sekitar 49 sentimeter, berat sekitar 3,3 kilogram, lingkar kepala 32 sentimeter dan lingkar dada 34 sentimeter. Secara fisik, dalam laporan awal tidak ditemukan kelainan. Saat ditemukan, bayi juga dilaporkan masih bersama ari-arinya.
“Yang terpenting saat ini bayi sudah mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, untuk penanganan dan perlindungan bayi selanjutnya sesuai prosedur,” terang Kapolsek.
Di lokasi penemuan, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Di antaranya sebuah kardus mi instan yang menjadi tempat bayi ditemukan, handuk berwarna oranye, serta kantong plastik berwarna biru. Barang-barang tersebut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.





