Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi secara utuh, termasuk mencari informasi yang dapat mengarah pada identitas orang yang diduga meletakkan bayi tersebut di lokasi.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya belum ingin berspekulasi mengenai siapa orang tua bayi maupun alasan bayi tersebut berada di gubuk warung. Menurutnya, seluruh informasi yang diperoleh akan didalami berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang ditemukan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami masih melakukan penyelidikan. Anggota Unit Reskrim mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di TKP. Kami tidak ingin berspekulasi mengenai siapa yang meletakkan bayi tersebut maupun motifnya sebelum diperoleh fakta yang cukup,” tegas IPTU I Wayan Sumantra.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Kapolsek Karangbinangun IPTU I Wayan Sumantra bersama Kanit Reskrim AIPTU Mukhibbin, S.H., AIPTU Witamto, AIPDA Anang Yazid R. selaku KSPKT, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Karangbinangun turut mendatangi lokasi.

Selain melakukan olah dan pemeriksaan awal TKP, kepolisian mencatat keterangan saksi, mengamankan sejumlah barang yang ditemukan, membuat laporan kejadian, serta melakukan koordinasi dengan pihak medis dan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan.

IPTU I Wayan Sumantra juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan penemuan bayi tersebut agar menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu proses penyelidikan dalam mengungkap rangkaian kejadian.

“Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi berkaitan dengan kejadian ini, kami mengharapkan dapat menyampaikannya kepada Polsek Karangbinangun. Setiap informasi akan kami dalami untuk membuat terang peristiwa tersebut,” katanya.

Polsek Karangbinangun selanjutnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan terkait penanganan dan perlindungan terhadap bayi. Sementara itu, penyelidikan kepolisian terus dilakukan guna mengetahui pihak yang bertanggung jawab serta memastikan kronologi sebenarnya di balik penemuan bayi laki-laki tersebut.

Hingga penanganan awal selesai dilakukan, proses koordinasi antara kepolisian, tenaga kesehatan dan Dinas Sosial terus berjalan. Kepolisian menegaskan akan menangani perkara tersebut secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan terhadap bayi.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2