BERITASIBER.COM – Guna menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat pada malam hari, jajaran Polsek Deket Polres Lamongan mengintensifkan kegiatan patroli Blue Light. Salah satu sasaran prioritas dalam patroli preventif ini adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi di wilayah hukum Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas konvensional, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat.
Patroli yang digelar hingga dini hari tersebut dipimpin oleh perwira pengawas bersama personel piket fungsi Polsek Deket. Dengan menyalakan lampu rotator biru khas kepolisian, petugas menyambangi SPBU guna memantau situasi keamanan di sekitar area pengisian maupun tempat istirahat para pengendara.
Tidak sekadar melintas, petugas kepolisian juga melakukan dialogis secara humanis dengan karyawan SPBU, petugas keamanan (security), serta para pengemudi yang sedang mengantre atau beristirahat. Petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar seluruh pihak selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan di atas tengah malam.
“Kami mengimbau kepada petugas SPBU agar selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Pastikan sistem pengawasan seperti kamera CCTV berfungsi dengan baik selama 24 jam penuh dan sorotannya menjangkau area-area krusial, termasuk nomor polisi kendaraan yang keluar masuk,” ujar personel Polsek Deket di lapangan.
Selain itu, karyawan SPBU juga diingatkan untuk segera menghubungi pihak kepolisian melaPastikan Stok BBM Aman dan Cegah Penimbunan
Selain fokus pada aspek keamanan (kamtibmas), personel Polsek Deket juga melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan atau stok BBM yang ada di tangki pendam SPBU, mulai dari jenis Pertalite, Pertamax, hingga Solar. Langkah ini krusial dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan yang dapat memicu kepanikan warga atau antrean panjang yang mengganggu arus lalu lintas.






