“Saya menganggap bahwa kegiatan orientasi ini bukan kepentingan pusat, tapi kepentingan daerah itu sendiri. Supaya rekan-rekan kepala daerah ini memiliki bekal yang cukup untuk melangkah,” jelasnya.
Retret ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala daerah dalam menghadapi tantangan pemerintahan di tingkat regional. Namun, ketidakhadiran hampir lima puluh kepala daerah menimbulkan tanda tanya, terutama menjelang tahun politik yang semakin dinamis.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari para kepala daerah yang absen maupun dari partai politik terkait dugaan kebijakan partai yang disebutkan oleh Mendagri.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






