Lintarti menegaskan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Sebaliknya, masa tersebut merupakan awal dari kesempatan baru untuk terus berkarya dalam berbagai bidang kehidupan. Menurutnya, pengalaman panjang selama menjadi aparatur pemerintah merupakan bekal berharga yang masih dapat dimanfaatkan untuk memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitar.

Ia mengajak para pensiunan untuk memaknai masa purna tugas secara positif. Dengan berakhirnya rutinitas pekerjaan di lingkungan pemerintahan, para pensiunan memiliki kesempatan lebih luas untuk berkumpul bersama keluarga, mengembangkan usaha, menyalurkan hobi, mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, maupun memperdalam aktivitas keagamaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Masa pensiun hendaknya menjadi fase kehidupan yang tetap produktif dan membahagiakan. Pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki selama bertugas masih sangat bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat,” pesannya.

Meski SK pensiun telah diterima, Wakil Bupati mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional hingga tanggal efektif pensiun masing-masing. Ia berharap seluruh penerima SK tetap menjaga disiplin, integritas, serta kualitas pelayanan publik sampai hari terakhir masa pengabdian sebagai aparatur negara.

Pemerintah Kabupaten Banyumas juga berharap hubungan baik antara para pensiunan dengan instansi tetap terjalin. Para pensiunan dinilai masih memiliki pengalaman dan wawasan yang dapat menjadi inspirasi maupun masukan bagi generasi ASN berikutnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan penyerahan SK kepada 103 ASN tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan penghargaan kepada aparatur yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Penghormatan ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian panjang yang telah diberikan sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi para pensiunan untuk terus berkarya dan berkontribusi di tengah kehidupan bermasyarakat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2