BERITASIBER.COM | JAKARTA – Wakil Menteri (Wamen) Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima kunjungan kerja Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., di Gedung C, Komplek Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas penguatan dan pengembangan Kawasan Transmigrasi Tongo Sekongkang, serta langkah strategis mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan transmigrasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kesempatan itu, Bupati Amar Nurmansyah menyampaikan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, dan pertambangan. Potensi tersebut, menurutnya, dapat dikembangkan melalui optimalisasi kawasan transmigrasi agar menjadi kawasan produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Kami berkomitmen menjadikan kawasan transmigrasi bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Amar Nurmansyah.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Sumbawa Barat juga mengajukan permohonan pemanfaatan tanah restan di wilayah transmigrasi Tongo Sekongkang untuk memperluas kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Menanggapi hal itu, Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Ia menjelaskan bahwa Kementrans saat ini tengah mempercepat penyelesaian sertipikasi lahan transmigrasi agar tidak menimbulkan konflik pertanahan di kemudian hari.

“Kami menargetkan hingga tahun 2025 sebanyak 13.751 bidang tanah transmigrasi dapat disertipikasi menjadi Sertipikat Hak Milik (SHM). Kepastian hukum atas tanah ini sangat penting bagi kesejahteraan warga transmigrasi,” tegas Viva Yoga.

Namun, ia juga mengakui masih ada sejumlah kendala di lapangan, seperti tumpang tindih antara kawasan transmigrasi dan kehutanan, maupun lahan milik kementerian lain, BUMN, dan perorangan.

Sebagai contoh, Kawasan Transmigrasi Tongo Sekongkang kini hanya menyisakan 16 bidang tanah yang belum bersertifikat menjadi salah satu contoh terbaik penyelesaian tanah transmigrasi di Indonesia.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2