Sebenarnya terkait tidak diperbolehkan memberikan sambutan di acara tersebut dirinya tidak mempermasalahkan. KmenKarena dia hadiri mengikuti acara sampai selesai menemani kyai Ghofur Pondok Pesantren Sunan Drajat, memberikan ceramah pengajian hingga selesai.
“Setelah saya meninggalkan acara, beberapa hari kemudian, panitia sholawatan menyampaikan kepada tim pemenangan Dirham, karena merasa bersalah dan merasa malu karena saya hadir tidak diperkenankan memberikan sambutan pada acara sholawatan tersebut,” terang Mas Dirham.
Lebih lanjut, terkait chat WhatsApp yang viral dan memojokkan dirinya dan tim, Mas Dirham menegaskan, bahwa hal itu fitnah atau bisa jadi ada oknum yang mengaku sebagai tim pemenangan Dirham.
“Saya sudah konfirmasi ke tim, tidak ada yang tahu perihal tersebut,” pungkas calon Wakil Bupati Muda Kabupaten Lamongan.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





