BERITASIBER.COM | MINAHASA SELATAN – Viral di media sosial akun Facebook perihal pembangunan toilet atau WC di Desa Poopo Utara yang disebutkan menghabiskan dana Rp 51 juta. Alhasil, potret tersebut menuai beragam komentar dari masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menanggapi hal itu, Hukum Tua Desa Poopo Utara Steven Lolong menjelaskan, pembangunan WC menelan anggaran Rp. 51.518.300 bersumber dari dana desa tahun anggaran 2023.

Sebelum dimulai pembangunan, sudah melalui musyawarah desa dan verifikasi instansi atau lembaga terkait, bersama pendamping desa melaksanakan kegiatan pembuatan toilet.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pada kesempatan ini saya ingin mengklarifikasi, jadi pemerintah desa Poopo Utara di tahun 2023 mendapat ketambahan dana desa lewat penilaian peningkatan kapasitas kinerja pemerintah desa,” katanya saat ditemui BeritaSiber.com di kantor desa Poopo Utara, Senin (06/05/2024).

Ia menjelaskan, berdasarkan rencana anggaran belanja (RAB) pihaknya melaksanakan pembuatan toilet ini dalam bentuk dua ruang WC dua lantai.

“Saya juga sebagai hukum tua mengambil kebijakan pembangunan WC ini dipersiapkan untuk dua lantai. Jadi konstruksi yang dibangun pemdes ini ada coran lantai dan coran atap. Begitu juga untuk tiang penyangga dibuat untuk persiapan dua lantai,” urai Lolong.

Menurutnya, pembangunan WC yang menelan anggaran sebesar itu memang sudah sesuai dengan RAB yang ada. Selain itu juga ada yang perlu ditambahkan seperti volume fondasi ditambah supaya lebih kuat, tehel, wastafel, atap seng dan juga penambahan lantai depan yang memang sebenarnya tidak diatur dalam RAB.

“Jadi penggunaan dana lima puluh satu juta sekian itu sudah sesuai anggaran yang tersedia dan kondisi fisik bangunan toilet ini sudah sesuai dengan penataan yang ditetapkan melalui musyawarah desa,” sebutnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2