BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digencarkan. Kali ini, UMKM Dhe Klopo Nusantara yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, menjadi sasaran pelatihan pemasaran digital berbasis media sosial yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional (PKM-KN) 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif unggulan “DIKTISAINTEK Berdampak” dan program “BIMA Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat”, yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM di tengah tantangan ekonomi digital.

Dalam pelatihan tersebut, para pelaku UMKM dibekali keterampilan untuk mengoptimalkan platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp Business. Tujuannya adalah agar produk-produk unggulan lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas secara digital.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelatihan ini dipandu langsung oleh tiga ahli dari kementerian yakni Dhiah Agustina Qahar, ST., M.Sn (Pakar Desain Komunikasi Visual dan Digital Branding), Mimin Aminah Yusuf, ST., M.Ars (Ahli Komunikasi Visual dan Arsitektur) serta Afin Ulul Azmi, ST., M.Arch (Spesialis Teknologi Digital dan Visual Marketing).

Mereka menyampaikan materi penting mulai dari strategi konten visual, copywriting efektif, teknik iklan digital, hingga cara membaca data insight dari media sosial untuk pengambilan keputusan pemasaran.

Menurut Dhiah Agustina Qahar, media sosial kini menjadi alat pemasaran utama yang tak boleh diabaikan oleh UMKM.

“Saat ini, digital marketing bukan lagi pilihan tambahan, tapi syarat mutlak agar UMKM bisa bersaing,” ujarnya.

Sementara itu, Mimin Aminah Yusuf menyoroti pentingnya interaksi personal dengan pelanggan di media sosial.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2