“Kunci loyalitas konsumen ada pada komunikasi yang cepat, ramah, dan konsisten,” jelasnya.
Afin Ulul Azmi menambahkan bahwa pendampingan tidak hanya berhenti di sesi pelatihan, tetapi akan terus berlanjut.
“Kami akan terus memantau perkembangan UMKM binaan dan siap membantu teknis jika diperlukan,” tegasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pelaku UMKM setempat. Jayadi, perwakilan dari Dhe Klopo Nusantara, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru dalam strategi penjualan.
“Kami sangat bersyukur dan terbantu. Ilmu ini langsung bisa kami praktikkan untuk memperluas jangkauan pasar,” ujarnya penuh semangat.
Program ini diharapkan menjadi contoh sukses kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan UMKM dalam menghadapi era digital. Selain meningkatkan kemampuan teknis pelaku usaha, program ini juga menanamkan kesadaran pentingnya adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen.
Dengan pelatihan ini, UMKM Dhe Klopo Nusantara siap naik kelas dari usaha lokal menjadi brand digital yang mampu bersaing di pasar nasional, bahkan global.(Bs).





