NFD, yang berada di posisi paling belakang dalam konvoi, menjadi sasaran serangan. Ia terkena sabetan celurit oleh salah satu pelaku. Meskipun korban dan rombongannya berusaha menghindar ke arah barat sejauh sekitar 150 meter, NFD akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Hamzaid, saat dikonfirmasi pada Sabtu (31/5/2025) sekitar pukul 09.30 WIB, membenarkan kejadian tersebut.
Ipda Hamzaid menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas para pelaku.
“Benar Mas, pelaku masih dalam lidik. Nanti kalau ada perkembangan, saya infokan. Mohon bersabar, Mas,” ujar Ipda Hamzaid.(Bs).





