Salah satu peserta, Iwan Bahagia, sineas asal Takengon dan jebolan Aceh Documentary Competition 2013, mengaku sangat terinspirasi dengan kehadiran Daniel Rudi Haryanto dan berbagai sineas nasional dalam AFF 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berkumpul. Ternyata banyak komunitas film di Aceh yang aktif, dan kami rindu ruang seperti ini,” kata Iwan.

Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh penting perfilman nasional, seperti Daniel Rudi Haryanto dan Hanung Bramantyo, memberikan semangat baru bagi para sineas muda Aceh.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ini bagus sekali. Wawasan kami bertambah, mulai dari proses membuat film, produksi, hingga distribusinya agar bisa ditonton oleh masyarakat dunia,” ujar sutradara film Perempuan Kopi itu.

Iwan berharap agar Aceh Film Festival bisa digelar secara rutin dan lebih besar lagi di masa mendatang, meski saat ini Aceh belum memiliki bioskop komersial.

“AFF ini luar biasa. Meski bioskop tidak ada, festival ini jadi ajang yang akbar. Kami sangat merekomendasikan agar AFF terus dilanjutkan dan didukung oleh berbagai pihak,” pungkasnya.(rz).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2