“Tetap semangat. Masih ada kesempatan tahun depan. Insyaallah kita bisa lebih berjaya, apalagi kedua siswi ini masih duduk di kelas 8,” katanya.
Lebih lanjut, Danu berharap prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi lain di SMPN 2 Sajira untuk terus menggali potensi dan meningkatkan kemampuan di berbagai bidang, terutama kompetisi berbasis kebudayaan daerah.
“Kami akan terus mendukung dan membimbing siswa-siswi kami untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” tambahnya.
Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada para guru pembimbing, orang tua, serta pihak-pihak yang terlibat dalam mendampingi peserta hingga mampu meraih prestasi gemilang di tingkat provinsi.
Dengan diraihnya dua medali perak ini, SMPN 2 Sajira mempertegas komitmennya untuk mengembangkan bakat dan kemampuan peserta didik sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian Bahasa Sunda Banten melalui ajang FTBI.(Ade Irwan)





