BERITASIBER.COM | DEPOK – Festival Kreasi Inklusi Indonesia (FKII) 2025 kembali digelar dengan pesan kuat mengenai pentingnya kesetaraan dan ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas. Mengangkat tema “Satu Panggung, Seribu Cerita: Dari Kota Depok, Bakti untuk Indonesia Inklusi,” acara ini disambut antusias oleh peserta dan masyarakat yang hadir.
Ketua Panitia FKII 2025, Mega, menegaskan bahwa tema tahun ini bukan hanya semboyan, tetapi komitmen nyata untuk memberi ruang bagi seluruh individu tanpa memandang kondisi fisik maupun intelektual.
“Talenta dan kontribusi tidak dibatasi oleh kondisi fisik, sensorik, maupun intelektual. Yang membatasi hanyalah ketika tidak ada ruang,” ujar Mega dalam sambutannya.
Ketua Umum YRPPD, TB. Yosep, menyampaikan tekad organisasinya untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Ia mengingatkan kembali amanat UU No. 8 Tahun 2016 yang mewajibkan pemerintah dan dunia usaha menyediakan ruang kerja bagi kelompok disabilitas.
“Saya berharap melalui festival ini semakin banyak sektor industri membuka lapangan kerja inklusif. Pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas adalah bagian dari pembangunan sosial yang berkelanjutan,” tegas Yosep.





