1. Sektor Perikanan: Budidaya berbagai jenis ikan seperti tombro, lele, nila, bandeng, dan gurami.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

2. Sektor Sayuran: Penanaman berbagai jenis sayuran seperti cabai, tomat, sawi, selada, dan terong.

3. Sektor Buah-buahan: Penanaman buah seperti pisang, kelengkeng, dan mangga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami ingin SMAN 2 Lamongan tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga sehat, tangguh, dan peduli keberlanjutan hidup. Pendidikan hari ini harus menjawab tantangan global, termasuk krisis pangan,” jelas Sofyan.

Ia menambahkan bahwa melalui program ini, siswa dapat belajar pemanfaatan lahan sempit secara ekonomis, menjaga keindahan lingkungan sekolah, serta menumbuhkan karakter dan minat di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Berjalannya program SFC di SMADA membuktikan bahwa edukasi ketahanan pangan dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran di tingkat sekolah dengan efektif. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap, SMADA dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengembangkan model pendidikan berbasis lingkungan dan ketahanan pangan.

Dengan inovasi seperti ini, SMA Negeri 2 Lamongan tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan menuju masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2