BERITASIBER.COM – Suasana kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Krembung, Sidoarjo, yang semula tenang mendadak berubah tegang pada Senin (11/5/2026) pagi. Sejumlah personel tim tata tertib (Tatib) sekolah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruang-ruang kelas guna menertibkan barang bawaan siswa yang dilarang, khususnya perlengkapan kosmetik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah ini diambil pihak sekolah sebagai upaya tegas dalam menegakkan tata tertib lingkungan pendidikan. Dalam razia tersebut, petugas menyisir tas dan laci meja siswa secara bergantian saat pelajaran baru saja dimulai.

Pantauan di lokasi menunjukkan reaksi beragam dari para siswi. Ada yang tampak terkejut dan buru-buru merapikan tas mereka, namun banyak pula yang hanya bisa pasrah saat petugas menemukan berbagai jenis alat kecantikan. Mulai dari lip tint, pensil alis, bedak, hingga alat kosmetik lainnya satu per satu diamankan oleh tim Tatib.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Krembung, Siwi Kuntarsih, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara acak setelah pihak sekolah mengamati adanya tren penggunaan riasan wajah yang mulai berlebihan di kalangan siswi.

“Hal ini dilakukan guna memberikan efek jera kepada siswi yang membawa make up ke sekolah, yang merupakan pelanggaran peraturan sekolah. Kami tidak mempermasalahkan siswa tampil rapi dan bersih, namun penggunaan kosmetik saat ini dinilai mulai berlebihan dan kurang mencerminkan identitas seorang pelajar,” ujar Siwi Kuntarsih.

Menurut pihak sekolah, lip tint dan pensil alis menjadi barang yang paling mendominasi hasil sitaan. Razia ini bukan semata-mata bentuk pengekangan, melainkan bagian dari pendidikan karakter. Sekolah ingin mengembalikan fokus utama siswa pada kegiatan akademik dan pengembangan diri, bukan pada persaingan penampilan fisik yang tidak sesuai dengan usia sekolah.

Pihak sekolah menegaskan bahwa kedisiplinan terhadap aturan kecil, seperti larangan membawa kosmetik, adalah fondasi bagi pembentukan integritas siswa di masa depan. Dengan aturan ini, diharapkan tercipta kesetaraan antar siswa tanpa ada kesenjangan sosial yang dipicu oleh tren kecantikan di dalam kelas.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2