“Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami. Sinergi dengan Kodim 0812, pihak kecamatan, dan desa merupakan langkah awal untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa dengan elemen aparatur negara. Kami berharap aksi kolektif ini terus berlanjut di masa depan,” tegas Ahmad.
Kegiatan yang diikuti sekitar 95 personel gabungan dari unsur Forkopimcam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat desa ini berlangsung tertib. Camat Deket, Suwanto Sastrodihardjo, S.STP, MM., bersama Kepala Desa Sidomulyo, Bapak Bagus, yang hadir di lokasi turut memberikan edukasi kepada warga.
Selain membagikan 40 paket sembako secara simbolis, Kades Bagus memberikan imbauan penting terkait anomali cuaca. Ia mengingatkan warga untuk tidak hanya waspada terhadap banjir, namun juga mulai bersiap menghadapi prediksi BMKG mengenai musim kemarau panjang yang akan datang.
“Terima kasih atas kepedulian TNI dan mahasiswa. Di tengah air yang masih menggenang, kami juga mengingatkan warga agar mulai bijak mengelola cadangan air bersih sebagai persiapan menghadapi kemarau panjang nanti,” tuturnya.
Aksi bakti sosial ini diakhiri dengan pemantauan langsung kondisi debit air di pemukiman warga. Kehadiran personel Kodim 0812/Lamongan dan mahasiswa PMII UNISLA ini terbukti mampu memberikan dukungan psikologis dan material bagi masyarakat Dusun Pujut untuk kembali bangkit pasca-musibah.





