“Apalagi menjelang pemilu, tentu banyak informasi yang disampaikan, dan itu harus kita perhatikan,” kata perwira dengan dua melati di tongkat komandonya.
Dandim menjelaskan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali Babinsa Kodim Lamongan dengan kemampuan menyampaikan pesan, mengendalikan situasi, mempengaruhi audien sekaligus menghibur.
“Termasuk membangun rasa percaya diri, mengembangkan kepemimpinan, memudahkan penyampaian pendapat, sekaligus berkemampuan persuasif,” kata Dandim.
Koirul Anwar, salah satu pembicara, mengatakan kemampuan Babinsa untuk berada di lapangan sangat menentukan selesai tidaknya misi tersebut. “Babinsa ada di masyarakat, merekalah yang mengetahui dan mendeteksi potensi gangguan di masyarakat,” jelas Khirul.





