“Ini pertama kali dan kebetulan yang mengkreasi adalah teman-teman dari FEB. Kami berharap kedepan, festival bisa diselenggarakan oleh Senat Unisla, sehingga kampus kita bisa lebih dikenal di masyarakat luas,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan FEB Unisla, Abid Muhtarom menambahkan, festival ini adalah yang pertama kali diadakan di FEB maupun di Unisla. Menurutnya, kegiatan ini merupakan output dari berbagai kegiatan yang dijalankan sesuai visi misi Unisla.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Sesuai visi misi, yakni Entrepreneurship, Internasional, dan Ahlusunnah Wal Jamaah An Nadliyah. Kedepan FEB akan menghadirkan mata kuliah serta keberadaan laboratorium yang mendukung bisnis,” ujar Abid.

Abid menyebut, FEB Fest 2024 menjadi platform bagi mahasiswa untuk memamerkan produk-produk UMKM mereka yang telah mendapatkan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan NIB (Nomor Induk Berusaha).

“Beberapa produk UMKM yang diproduksi oleh mahasiswa sudah ada yang memiliki PIRT. Ke depannya, kita akan menyelenggarakan acara seperti ini tetapi dengan produk asli dari mahasiswa yang sudah memiliki PIRT dan NIB,” katanya.

Rencananya, festival yang berlangsung selama dua hari pada 16-17 September 2024 ini akan didaftarkan untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Menurutnya, ini untuk menekankan pentingnya melindungi inovasi dan kreasi mahasiswa. “Insya Allah kegiatan FEB Festival ini akan kita HAKI-kan,” kata Abid

FEB Fest juga melibatkan kegiatan religi dengan mengunjungi makam muassis Unisla, sesuai dengan semboyan “Inovasi Religi”. Ke depan, Abid berharap, FEB Festival bisa mengundang berbagai stakeholder, termasuk pemerintah dan pengusaha UMKM di Kabupaten Lamongan.

“Jika PIRT sudah masif, kita akan mengundang stakeholder yang ada. Target ke depan, FEB Festival menjadi ajang bagi produk murni dari mahasiswa dan melibatkan fakultas lain. Kami berharap ini bukan lagi kegiatan FEB saja, tetapi festival yang diselenggarakan oleh Senat Unisla,” tuturnya.

Abid mengemukakan, inisiatif mahasiswa ini sejalan dengan cita-cita Rektor Unisla Abdul Ghofur yang menginginkan agar mahasiswa mampu mandiri dan berkontribusi dalam dunia usaha.

“Jadi, saya sangat berharap, FEB Fest ini menjadi langkah awal yang baik untuk membangun jiwa wirausaha mahasiswa dan komunitas bisnis di kampus. Sehingga mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja dan perekonomian di masa depan,” terang Dekan FEB Unisla.

Editor : Achmad Bisri

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.comĀ 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2