Di sisi operasional, Command Center Indosat beroperasi 24/7 untuk memantau kondisi jaringan secara real-time dan melakukan intervensi cepat bila diperlukan. Teknologi AI dan machine learning digunakan untuk mendeteksi potensi gangguan sebelum berdampak pada pelanggan.
Jakarta Raya menjadi pusat lonjakan trafik tertinggi secara nasional, dengan fokus optimalisasi jaringan di area-area strategis seperti SCBD, Sudirman, Blok M, Monas, dan Stasiun Gambir.
Berkat penguatan kapasitas dan pemantauan dinamis, Indosat berhasil mencapai tingkat keberhasilan koneksi sebesar 99,6% dengan peningkatan kecepatan unduh hingga 37%.
Di wilayah Outer Jakarta, Indosat juga memastikan performa jaringan tetap optimal di lokasi-lokasi krusial seperti Tol Jakarta-Cikampek, rest area, Pelabuhan Merak, dan Stasiun Bogor, dengan tingkat keberhasilan koneksi mencapai 99,3% meskipun arus mudik sangat padat.
Chandra Pradyot Singh, EVP Head of Circle Jakarta Raya, menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kesiapsiagaan tim dan sinergi di lapangan.
“Dengan dukungan teknologi dan Command Center yang aktif 24 jam, kami mampu melakukan penyesuaian kapasitas secara cepat dan tepat, sehingga pelanggan tetap dapat menikmati layanan yang lancar dan stabil di tengah mobilitas tinggi,” ungkapnya.
Keberhasilan Indosat dalam menjaga stabilitas jaringan selama periode Lebaran di wilayah dengan trafik tertinggi seperti Jakarta Raya mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang andal di saat-saat krusial.
Dengan kombinasi teknologi canggih, infrastruktur yang kuat, dan kerja nyata di lapangan, Indosat memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa hambatan, bahkan di tengah lonjakan trafik yang signifikan.(Bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





