Dalam implementasinya, terdapat lima kebijakan strategis yang menjadi fokus utama, yaitu pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi, numerasi dan STEM, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, ditekankan pula pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media sebagai empat pusat pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Pemerintah juga mengapresiasi berbagai pihak, termasuk mitra dalam dan luar negeri, yang telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Di akhir pidato, disampaikan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat bergantung pada tiga aspek utama, yakni mindset (pola pikir), mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya, berbagai program pendidikan hanya akan menjadi formalitas semata.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Drs. Risbon Sinaga, MM, serta Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal, Fahrudin Sagala, SPdI.

Peringatan Hardiknas juga dilaksanakan serentak di sejumlah SMP lainnya di Kota Pematangsiantar dengan melibatkan jajaran pejabat daerah sebagai pembina upacara. Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.(Pirhot Nababan)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2