Tidak hanya siswa, orang tua murid pun menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Seluruh persiapan stan dan makanan dilakukan oleh ibu-ibu paguyuban dari masing-masing kelas, yang kemudian mempromosikan hasil olahan mereka kepada seluruh warga sekolah.
“Minat dari orang tua juga sangat tinggi. Mereka terlibat langsung mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan hari ini,” kata Khoirun Niswatin.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan gelar karya ini mampu membekali siswa dengan keterampilan hidup yang bermanfaat di masa depan, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan pola hidup sehat.
“Harapannya, kelak ketika mereka dewasa, anak-anak sudah memiliki bekal untuk berwirausaha dan terbiasa memilih makanan yang sehat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Nur Khasanah Pengawas Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Lamongan turut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh SDN Kepatihan Lamongan dalam upaya menumbuhkembangkan kewirausahaan bagi siswa.
Kegiatan tahunan yang digelar di SD Kepatihan mendapat sambutan antusias dari para ibu guru dan wali murid. Program ini dinilai mampu menjadi wadah pengembangan kreativitas sekaligus penguatan pendidikan karakter dan kewirausahaan bagi para pendidik.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter dan kewirausahaan. Para peserta didorong untuk tampil percaya diri, kreatif, dan berani berekspresi, seperti melalui lomba kreasi garnis, bernyanyi, hingga pentas seni.
“Ini juga melatih keberanian ibu-ibu untuk tampil di depan umum. Biar terbiasa, karena kan tugas mereka bukan hanya mengajar saja. Kadang kalau hanya mengajar terus itu bisa jenuh, jadi perlu ada ruang kreativitas lain,” jelasnya.





