Selain itu, AKP Sudianto juga mengimbau para anggota PSHT untuk mengajak keluarga dan kerabat memberikan doa dari rumah masing-masing bagi para calon warga yang akan mengikuti prosesi pengesahan. Upaya tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan moral yang tetap menjaga ketertiban dan menghindari mobilisasi massa secara berlebihan.
Tidak kalah penting, Kapolsek Sarirejo mengingatkan seluruh peserta untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dijadikan sarana mempererat persaudaraan dan menyebarkan informasi positif, bukan sebaliknya.
“Gunakan media sosial dengan baik dan bertanggung jawab. Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya serta hindari unggahan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman atau memicu konflik,” tegasnya.
Sementara itu, Pengurus PSHT Cabang Lamongan dan Ketua PSHT Ranting Sarirejo menyambut baik arahan yang disampaikan Kapolsek Sarirejo. Mereka menyatakan komitmen untuk terus menjalin sinergi dengan kepolisian serta mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian kegiatan Bulan Suro berlangsung.
Menurut mereka, nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang diajarkan dalam organisasi PSHT sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.
Kegiatan tasyakuran dan tirakatan Malam 1 Suro tersebut diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi seluruh masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Kapolsek Sarirejo beserta jajaran dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat semangat persaudaraan di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.






