“Kami berharap, dengan hadirnya tanaman obat-obatan keluarga ini, lingkungan Mako menjadi lebih asri dan alami. Anggota yang bertugas akan merasa lebih nyaman, sejuk, dan rindang dalam jangka waktu yang panjang. Lingkungan kerja yang sehat dan hijau tentu akan berdampak positif pada produktivitas dan semangat anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Proses penanaman yang dilakukan pada Rabu siang tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh personel Polsek Solokuro. Mereka bahu-membahu menata area pekarangan, mulai dari penggemburan tanah hingga penanaman bibit tanaman obat. Sinergi ini mencerminkan semangat kekompakan internal Polri yang terus dijaga, terutama dalam memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan penghijauan ini merupakan salah satu dari berbagai rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilakukan Polsek Solokuro dalam menyambut hari lahir institusi Polri ke-80.
“Selain melakukan penataan fisik kantor, Polsek Solokuro juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin dekat dengan masyarakat,” imbuhnya.
Dengan wajah baru yang lebih hijau dan produktif, Polsek Solokuro optimistis dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian.
Semangat untuk terus “Jogo Lamongan” (Menjaga Lamongan) tetap menjadi napas utama bagi setiap langkah yang diambil oleh jajaran personel Polsek Solokuro di lapangan, seiring dengan tekad Polri untuk terus menjadi institusi yang modern, profesional, dan dicintai rakyat.





