Menurutnya, hingga akhir Juli mendatang ditargetkan sebanyak 329 gerai KDKMP di Lamongan dapat terselesaikan 100 persen. Target tersebut dipersiapkan menjelang peluncuran nasional 30 ribu koperasi pada Agustus mendatang.

“Saat ini Kabupaten Lamongan menjadi wilayah tertinggi yang sudah mencapai 100 persen pembangunan, yakni sebanyak 214 titik. Bahkan yang di-launching dan siap operasional paling banyak juga berada di Lamongan, yaitu 90 titik Koperasi Merah Putih,” terang Letkol Inf Deni.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan, total KDKMP di Lamongan mencapai 474 unit. Dari jumlah tersebut, pembangunan gerai ditargetkan sebanyak 329 unit.

Rinciannya, sebanyak 214 gerai telah selesai dibangun atau mencapai progres 100 persen. Sebanyak 102 gerai masih dalam tahap pembangunan, sementara 158 gerai lainnya belum memulai pembangunan. Selain itu, terdapat 12 desa yang hingga kini masih dalam proses penyediaan lahan untuk pembangunan KDKMP.

Adapun dari total gerai yang telah selesai dibangun, sebanyak 90 gerai dinyatakan siap beroperasi, sedangkan 20 gerai lainnya ditetapkan sebagai mockup atau proyek percontohan di Kabupaten Lamongan.

Untuk mendukung operasional koperasi, setiap KDKMP saat ini telah memiliki enam orang tenaga kerja dari total kebutuhan sebanyak 18 orang. Enam tenaga kerja tersebut terdiri atas empat personel dari PT Agrinas Pangan Nusantara dan dua orang usulan dari pemerintah desa setempat.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri merupakan salah satu program strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan ekonomi desa, memperluas akses distribusi pangan, serta menciptakan ekosistem usaha berbasis koperasi yang terintegrasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2