“Karena itu, penanaman fragmen terumbu karang di lokasi ini merupakan bentuk komitmen PTK untuk turut menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi ruang operasional kami sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan,” katanya.
Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, lanjut Eko, diharapkan dapat berjalan seiring dengan kegiatan operasional perusahaan. Bagi PTK, keberadaan ekosistem maritim yang terjaga merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas perusahaan yang bergerak di sektor jasa maritim.
Sementara itu, Direktur Armada PTK Dewi Susanti mengatakan kepedulian terhadap ekosistem maritim tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan lingkungan, tetapi juga diintegrasikan dalam aktivitas operasional perusahaan.
Menurut Dewi, PTK terus mendorong penerapan praktik operasional yang lebih memperhatikan aspek lingkungan, termasuk penggunaan energi dan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan pada sebagian kapal maupun infrastruktur yang dikelola perusahaan.
“Aksi sosial maupun operasional PTK diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, serta keberlangsungan perusahaan di masa mendatang,” ujar Dewi.
Kegiatan pengibaran bendera dan transplantasi terumbu karang di Pantai Pulisan menjadi gambaran bagaimana semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Bagi perusahaan yang memiliki aktivitas erat dengan sektor kelautan, menjaga lingkungan laut menjadi bagian dari upaya meneruskan semangat pembangunan sekaligus memastikan sumber daya maritim tetap dapat dinikmati generasi mendatang.
Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, penyelam Perwira Pertamina, masyarakat lokal, dan komunitas lingkungan, PTK berharap kepedulian terhadap kelestarian laut dapat terus berkembang. Semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting untuk menjaga ekosistem laut sekaligus memperkuat kesadaran bahwa laut merupakan aset strategis dan warisan bersama bangsa Indonesia.
Momentum HUT ke-81 RI pun tidak sekadar dirayakan dengan pengibaran bendera, tetapi diterjemahkan dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dari kedalaman 12 meter di perairan Pantai Pulisan, Merah Putih dikibarkan sebagai simbol kecintaan kepada Indonesia, sementara ratusan fragmen terumbu karang ditanam sebagai investasi ekologis untuk masa depan laut Nusantara.





