Aktivis Kota Sejuk, Sukadi, menjelaskan bahwa penanaman pohon dilakukan di beberapa titik strategis di wilayah Nganjuk. Selain di Desa Tritik, aksi serupa juga dilaksanakan di kawasan Kedungsumber, Kedungnoyo, area fosil Stegodon, sepanjang jalur Watudakon–Tritik, serta Hutan Lindung Codes Tritik dengan total ribuan bibit pohon.

Jenis tanaman yang ditanam antara lain trembesi, asem, tabebuya, ringin, pule, hingga palem ekor tupai yang dinilai mampu memperkuat struktur tanah dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengapresiasi inisiatif PWI Nganjuk yang dinilainya selaras dengan kebutuhan daerah dalam menghadapi perubahan iklim dan potensi bencana alam.

“Gerakan penanaman pohon seperti ini sangat penting untuk menjaga daya dukung lingkungan. Pemerintah daerah tentu mendukung langkah-langkah kolaboratif yang berdampak jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menekankan pentingnya keterlibatan berbagai elemen, termasuk pelajar dan komunitas, dalam upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, kesadaran menjaga alam harus ditanamkan sejak dini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Melalui aksi tersebut, PWI Nganjuk berharap gerakan peduli lingkungan dapat terus bergulir dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat aktif dalam menjaga kelestarian hutan dan alam di Kabupaten Nganjuk.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2