BERITASIBER.COM | YOGYAKARTA – Sebagai kota Pelajar, Yogyakarta menjadi rujukan anak muda Indonesia untuk menuntut ilmu. Hal ini menjadikan Yogyakarta juga dijuluki sebagai Indonesia kecil.
Keberagaman ini menjadi perhatian serius yang harus di dikelola secara baik, agar supaya terjadi pembauran antar suku, ras, golongan dan etnis baik melalui interaksi antar individu maupun kelompok.
Mengingat pembauran kebangsaan merupakan bagian penting dari kerukunan nasional sebagai upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkokoh integritas nasional dalam menegakkan kedaulatan NKRI yang berdasarkan Pancasila.
Maka pemerintah mewujudkannya dengan mengeluarkan Permendagri no.36 tahun 2006 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan Daerah.
Penyelenggaraannya kemudian dinamakan : Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Menindaklanjuti tugas membina kerukunan antar suku dan etnis di Yogyakarta, FPK bersama Bakesbangpol kota Yogyakarta mengadakan kegiatan Parade Seni dan Budaya lintas suku/etnis yang diadakan bertepatan dengan peringatan hari lahir Pancasila, 1 Juni 2024, bertemakan : “Kebersamaan Dalam Keberagaman“.
“Acara parade ini akan dimulai dari kantor DPRD Malioboro sampai nol kilometer, dari pukul 17.45 WIB. Para peserta devile akan membagikan bendera kecil bagi para penonton sesuai program pembagian 1 juta bendera oleh Kemendagri,” kata Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Yogyakarta, Wahyu dalam siaran persnya ke media, Kamis (30/5/2024).





