Selain sebagai upaya pencegahan stunting, kegiatan ini juga menjadi jembatan pemahaman bagi para siswa dalam menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintah.
Program edukasi kreatif ini diharapkan dapat membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi generasi muda di Lamongan. Dengan memahami pentingnya nutrisi sejak bangku sekolah dasar, risiko masalah gizi kronis seperti stunting diharapkan dapat ditekan secara signifikan di lingkungan sekolah.
“Kegiatan “Nobar Gizi” ini direncanakan akan terus dilakukan secara bergilir di sejumlah sekolah dasar lainnya di wilayah Jawa Timur, guna memastikan pesan kesehatan tersampaikan secara merata kepada calon generasi emas Indonesia,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SDN Jetis IV Lamongan, Wawan Nurhadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap metode yang digunakan oleh tim SPPG. Menurutnya, pemahaman yang baik akan membuat anak-anak lebih menghargai makanan sehat yang disediakan sekolah.
“Kami berharap dengan berbagai edukasi yang diberikan dengan cara unik ini, anak didik kami benar-benar bisa merasakan manfaat program MBG yang diberikan Presiden Prabowo dengan cara yang baik dan penuh kesadaran akan kesehatan,” tutur Wawan.





