“Sasaran dari program ini adalah untuk masyarakat Kota Kediri yang karena pekerjaan dan sekolah harus merantau keluar kota dan pada saat lebaran ini mereka pulang ke Kota Kediri. Kami siapkan data sebanyak 66% merupakan Warga dengan identitas Kota Kediri dan sebanyak 34% peserta merupakan warga kota lain yang mudik ke kota Kediri,” imbuhnya.
Gus Qowim, Wakil Walikota Kediri mengiringi do’a Keberangkatan balik gratis, “saya berpesan kepada Bapak – bapak sopir agar membawa penumpang yang aman, nyaman patuhi peraturan lantas diperjalanan. alhamdulillah Kota Kediri mampu menambah terus kuota balik gratis tahun ini menjadi 200 kursi,” jelasnya.
Ditambahkan Gus Qowim, yang terpenting jika ada saran masukan bisa langsung disampaikan kepada Pemerintah Kota juga bisa melalui media sosial maupun Dinas Perhubungan. Dirinya juga berpesan kepada kru Bis yang bertugas untuk tetap jaga jarak dan jaga kecepatan yang aman.
“Mengingat beberapa hari terakhir ini kondisi lalu lintas amat sangat padat. Kami senantiasa mendoakan semoga sehat dari berangkat hingga tiba di kota tujuan, perjalanan lancar tanpa hambatan dan tentu saja perjalanan yang menyenangkan,” tambahnya.
Diantara masyarakat yang memanfaatkan balik gratis tersebut, terdata 66% warga Kota Kediri dan 40% warga daerah lain yang mudik ke Kota Kediri. Setelah sebelumnya masyarakat melakukan Pendaftaran balik mudik gratis mulai dibuka 15 Maret 2025 sampai kuota terpenuhi dengan beberapa persyaratan antara lain. (HeriGaga)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





