Titik-titik rawan dan akses jalan strategis menjadi prioritas pengawasan, terutama di lokasi yang sebelumnya pernah terjadi kerawanan.
Pendekatan etika moral dan komunikasi yang santun menjadi ciri khas dalam patroli ini. Petugas tidak hanya mengawasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga, khususnya pemuda yang masih nongkrong larut malam, agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif.
“Kami berupaya mencegah sebelum terjadi. Ini bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat agar merasa aman, tanpa harus menunggu situasi menjadi darurat terlebih dahulu,” lanjutnya.
Masyarakat pun menyambut baik patroli yang dilakukan dengan pendekatan yang lebih bersahabat tersebut. Sejumlah warga mengaku merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran polisi yang berpatroli secara rutin.
Polsek Solokuro menegaskan akan terus melanjutkan kegiatan serupa secara berkala, sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan wilayah sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dan saling percaya antara aparat dan masyarakat.(Bs).





