“Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa nasionalisme, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Menjadi anggota Paskibra bukan hanya soal mengibarkan bendera, tetapi juga tentang menjaga kehormatan bangsa dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah kecamatan dalam melatih Paskibra menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung suksesnya rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Solokuro.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, mematuhi arahan para pelatih, dan terus meningkatkan kedisiplinan. Dengan persiapan yang matang, kami optimistis pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan membanggakan,” tambahnya.

Menjadi anggota Paskibra merupakan kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi orang tua, keluarga, sekolah, dan lingkungan tempat mereka tinggal. Kepercayaan untuk menjadi petugas pengibar Sang Saka Merah Putih pada detik-detik Proklamasi adalah sebuah prestasi yang diperoleh melalui proses seleksi dan latihan yang tidak mudah.

Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara intensif, diharapkan seluruh calon anggota Paskibra mampu menjalankan tugasnya secara maksimal pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sinergi antara Polri, TNI, Satpol PP, pemerintah kecamatan, serta pihak sekolah diharapkan mampu melahirkan pasukan pengibar bendera yang tangguh, disiplin, dan siap mengemban amanah sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2