“Kami mengajak bapak dan ibu guru untuk selalu memantau interaksi anak-anak. Perilaku menyakiti teman, baik secara verbal maupun fisik, harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak menjadi kebiasaan yang berlanjut hingga mereka dewasa. Mari kita tanamkan nilai-nilai kasih sayang, berbagi, dan saling menghormati sejak mereka mulai mengenal bangku sekolah,” imbuhnya.

Kapolsek Solokuro, AKP Joko Suprianto, dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran anggota Polsek Solokuro dalam kegiatan MPLS tingkat PAUD bukan sekadar formalitas. Baginya, ini adalah bentuk investasi sosial dalam mencetak generasi yang berkarakter kuat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Polri harus hadir di setiap tahapan pertumbuhan anak, terutama dalam memastikan mereka mendapatkan hak pendidikan yang aman dan layak. Melalui kehadiran Iptu M. Samsul Arifin dalam pembukaan MPLS di PAUD Muslimat Darul Maarif, kami ingin menyampaikan pesan bahwa Polsek Solokuro selalu mendukung penuh kegiatan pendidikan yang humanis,” jelas AKP Joko Suprianto.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan, pesan kepada pihak sekolah dan orang tua, sinergi kita adalah kunci. Pencegahan perundungan sejak dini adalah investasi moral yang sangat berharga.

“Kami di jajaran Polsek Solokuro siap berkoordinasi kapan saja jika pihak sekolah membutuhkan bantuan dalam memberikan edukasi maupun menjaga keamanan lingkungan sekolah agar tetap kondusif bagi anak-anak kita belajar dengan ceria.” imbuhnya.

Kegiatan MPLS tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan. Kehadiran pihak kepolisian dan Muspika memberikan semangat baru bagi para siswa, guru, serta wali murid yang hadir. Diharapkan melalui kolaborasi ini, tahun ajaran baru di PAUD Muslimat Darul Maarif dapat berjalan dengan lancar, menciptakan bibit-bibit generasi penerus yang tangguh, cerdas, dan memiliki karakter yang santun.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2