Pihak Polsek Solokuro juga memberikan himbauan kepada para peserta dan pengurus Pagar Nusa agar senantiasa menjaga kerukunan antar perguruan silat. Hal ini menjadi poin penting dalam arahan Kamtibmas, mengingat peran perguruan silat sangat besar dalam membentuk karakter pemuda di Kabupaten Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa yang harus dijaga martabatnya. Kami mengapresiasi kedisiplinan para anggota Pagar Nusa di Solokuro yang selama ini terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga situasi yang aman dan sejuk,” tambah Kapolsek Solokuro secara terpisah.

Melalui pendekatan ini, diharapkan para pesilat tidak hanya mahir dalam jurus bela diri, tetapi juga menjadi pelopor kedamaian dan ketertiban di lingkungannya masing-masing.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hingga seluruh rangkaian acara kenaikan jurus selesai, situasi di halaman Gedung MWC NU Kecamatan Solokuro terpantau sangat kondusif. Tidak ada insiden atau gangguan Kamtibmas yang dilaporkan selama kegiatan berlangsung. Koordinasi yang apik antara panitia penyelenggara dan petugas kepolisian menjadi kunci suksesnya acara tersebut.

Para orang tua peserta yang turut hadir menyaksikan juga merasa tenang dengan adanya pengawalan dari pihak kepolisian. Kegiatan berakhir dengan tertib, dan para peserta kembali ke rumah masing-masing dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas.

Polsek Solokuro berkomitmen akan terus mendukung dan mengamankan kegiatan positif pemuda, khususnya di bidang olahraga dan seni bela diri, demi mewujudkan wilayah Lamongan yang aman, tertib, dan harmonis.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2