Kapolsek menegaskan, kegiatan patroli kewilayahan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi di sekitarnya. Jika melihat adanya peningkatan debit air, genangan, tanggul yang mengalami kerusakan, atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan, segera sampaikan kepada petugas atau pihak terkait agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diperlukan untuk mempercepat deteksi serta penanganan apabila terjadi kondisi darurat. Dengan pemantauan secara rutin, potensi gangguan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar embung, waduk, maupun area persawahan, terutama apabila kondisi cuaca mengalami perubahan. Warga diminta mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan aktivitas yang berisiko di lokasi rawan.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami akan terus melakukan patroli dan monitoring secara berkala sebagai langkah pencegahan dan untuk memastikan situasi di wilayah Kecamatan Sarirejo tetap aman dan kondusif,” imbuh IPTU Moch. Sokep.

Patroli kewilayahan tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Berdasarkan hasil pemantauan petugas, situasi di area persawahan, embung Desa Gempoltukmloko, dan sekitarnya dalam kondisi aman serta kondusif.

Kegiatan monitoring ini menjadi salah satu bentuk kehadiran Polsek Sarirejo di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi gangguan keamanan maupun bencana alam. Kepolisian berharap masyarakat turut berperan aktif dengan meningkatkan kewaspadaan serta segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.(red)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2